Sumber: Oase Kompas 4 Mei 2012
Alangkah geramnya Raja Gustav mendengar berita tentang dibentuknya Perserikatan Kerajaan-kerajaan. Ini berarti, segala macam permasalahan yang terjadi di antara dua kerajaan atau lebih akan diselesaikan melalui majelis yang telah dibentuk tadi. Yang berarti pula, peperangan akan usai. Apalah arti kerajaan apabila tidak ada perang? Sungguh, hal tersebut sangat mengganggu hati Raja Gustav. Ia tidak dapat membayangkan bagaimana nanti pasukannya yang kekar dan kuat-kuat itu menjadi pasukan yang loyo dan gemuk karena tenaga yang tidak digunakan dalam perang. Belum lagi senjata-senjata, meriam-meriam, ram-ram dan segala macam perlengkapan perang yang ia punyai nantinya lapuk dan berkarat karena teronggok begitu saja di gudang senjata. Sungguh, ini adalah kemunduran besar dalam karirnya sebagai raja.
Meskipun Raja Gustav tidak setuju dengan dibentuknya Perserikatan Kerajaan-kerajaan (PKK), ia tidak dapat membubarkannya. PKK telah disetujui oleh seluruh kerajaan, kecuali Kerajaan Mitraldur di bawah komando Raja Gustav tentunya. Barangkali, yang menjadi pertimbangan kerajaan lain adalah karena mereka sudah bosan diganggu perbatasan-perbatasan kerajaannya. Hal ini wajar, karena Mitraldur adalah kerajaan besar yang mempunyai pasukan perang maha dahsyat. Raja Gustav gemar melakukan ekspansi wilayah, melakukan pencarian sumber daya untuk menumpuk kekayaan kerajaannya. Maka tidak heran, seluruh kerajaan bersepakat membentuk PKK.
Raja Gustav bisa saja melakukan perlawanan dengan menyerang PKK, namun dampaknya pasti akan sangat buruk. Sudah pasti ia akan diserang oleh seluruh kerajaan. Meskipun mempunyai pasukan hebat, melawan seluruh kerajaan yang ada tentu merupakan hal yang bodoh.
Akhirnya, tidak ada lagi kesenangan yang dapat memuaskan Raja Gustav. Petualangan dalam peperangan yang sangat ia sukai tidak lagi ada. Pembuktian siapa raja yang lebih kuat tidak dapat dilakukan di medan laga. Semuanya melalui perundingan. Dan di perundingan, semua pihak mempunyai kedudukan yang sama. Ah, alangkah membosankannya!
*** Continue reading »